Pimpinan MRP Tanggapi Isu Kelompok NRFPB, Tegaskan Tidak Ada Negara Lain di Papua

Jayapura — Pimpinan Majelis Rakyat Papua (MRP), Max Abner Ohee, menyampaikan tanggapan tegas terkait beredarnya isu kelompok yang mengatasnamakan Negara Republik Federal Papua Barat (NRFPB), yang menyebut bahwa di Papua tengah berlangsung pemerintahan negara lain lengkap dengan presidennya.

Dalam pernyataannya, Max Abner Ohee meminta masyarakat Papua untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang disebarkan kelompok tersebut. Ia menilai, kelompok itu merupakan pihak yang tidak memahami sejarah dan sengaja memutarbalikkan fakta demi kepentingan tertentu, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas, terutama generasi muda Papua.

“Saya menghimbau agar masyarakat tidak menanggapi isu-isu yang dikirim oleh kelompok tertentu, karena mereka mencoba menipu generasi muda untuk tidak fokus pada masa depan mereka,” ujarnya.

Pimpinan MRP itu juga menyerukan agar kelompok yang mengaku sebagai bagian dari NRFPB segera menghentikan semua aktivitasnya. Ia juga meminta aparat keamanan TNI-Polri untuk segera bertindak dan tidak memberikan izin terhadap kegiatan apa pun terkait aksi NRFPB ini.

“kembalinya Papua ke dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu sah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Max menekankan bahwa di Indonesia hanya ada satu kepala negara yang sah, yaitu Presiden Prabowo Subianto, serta satu bendera yang diakui, yakni Merah Putih.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersatu dan bergandengan tangan dalam membangun Papua yang aman, mandiri, dan sejahtera. “Mari kita jaga tanah Papua ini bersama-sama,” pungkasnya.

Terakhir, ia meminta aparat keamanan untuk melakukan koordinasi dan penindakan terhadap kelompok yang dianggap telah melanggar hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Latest

Yanto Eluay Tegas: Jangan Terprovokasi Aksi 7 April, Masyarakat Papua Diminta Jaga Kamtibmas dan Kedamaian

SENTANI – Tokoh Adat Sentani Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay,...

GMPB Tolak Narasi Provokasi Soal Darurat Militer

Jayapura – Ketua Gerakan Muda Papua Bersatu (GMPB), Dede...

Influencer Papua Berkomitmen Mendukung Polri Wujudkan Kamtibmas Aman dan Damai

Jayapura, Papua – Para influencer dan pegiat media sosial...

Newsletter

spot_img

Don't miss

Yanto Eluay Tegas: Jangan Terprovokasi Aksi 7 April, Masyarakat Papua Diminta Jaga Kamtibmas dan Kedamaian

SENTANI – Tokoh Adat Sentani Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay,...

GMPB Tolak Narasi Provokasi Soal Darurat Militer

Jayapura – Ketua Gerakan Muda Papua Bersatu (GMPB), Dede...

Influencer Papua Berkomitmen Mendukung Polri Wujudkan Kamtibmas Aman dan Damai

Jayapura, Papua – Para influencer dan pegiat media sosial...

Purnawirawan Polri Apresiasi Gerakan Pertanian Skouw: “Ini Gerakan Rakyat untuk Rakyat”

Jayapura Papua - Semangat yang tumbuh dari lahan-lahan pertanian...
spot_imgspot_img

Yanto Eluay Tegas: Jangan Terprovokasi Aksi 7 April, Masyarakat Papua Diminta Jaga Kamtibmas dan Kedamaian

SENTANI – Tokoh Adat Sentani Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay, menegaskan sikap tegas masyarakat adat untuk terus menjaga keamanan dan kedamaian di Tanah Papua di...

Tokoh Adat Papua Max Ohee Tegaskan Waena Bukan Wilayah KNPB, Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Jayapura — Tokoh adat Papua, Max Abner Ohee, yang juga merupakan tokoh adat Tabi sekaligus Ondofolo besar Heram Kampung Waena, menyampaikan tanggapan tegas terhadap...

GMPB Tolak Narasi Provokasi Soal Darurat Militer

Jayapura – Ketua Gerakan Muda Papua Bersatu (GMPB), Dede Fachrudin, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan penyebaran narasi darurat militer yang...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini