Jayapura – Tokoh masyarakat Papua, Emilianus Tikuk, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat Papua, khususnya para petani di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, yang telah menunjukkan kesadaran dan keberanian untuk kembali mengelola lahan pertanian sebagai sumber peningkatan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.
Hal tersebut disampaikan Emilianus Tikuk saat menghadiri kegiatan Penanaman Perdana Jagung yang dilakukan oleh Gubernur Papua melalui Wakil Gubernur Aryoko Rumaropen, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua dalam mendukung swasembada pangan dan kebangkitan sektor pertanian di tanah Papua.
Menurut Emilianus, apa yang dilakukan masyarakat hari ini bukan sekadar menanam jagung, tetapi menanam harapan dan masa depan bagi generasi Papua.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat yang dengan kesadaran sendiri memilih kembali ke lahan, kembali bertani. Ini bukan hal kecil. Ini adalah semangat besar orang Papua untuk bangkit dan menghidupi keluarganya dari tanahnya sendiri,” ujar Emilianus Tikuk.
Ia menegaskan bahwa langkah masyarakat tersebut sangat sejalan dengan visi besar Presiden Republik Indonesia yang kemudian ditindaklanjuti melalui visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian berbasis kerakyatan.
Emilianus juga menilai terbentuknya kelompok tani oleh masyarakat, yang bekerja sama dengan organisasi kemasyarakatan, sebagai bukti nyata bahwa orang Papua mampu mengelola sumber daya alamnya secara mandiri apabila didukung dengan kebijakan dan pendampingan yang tepat.
“Saya melihat langsung antusias masyarakat. Banyak lahan yang selama ini tidur, sekarang mulai diolah kembali. Ini harus kita jaga. Pemerintah wajib hadir mendukung masyarakat yang sudah punya motivasi dan semangat untuk bertani,” tegasnya.
Terkait berbagai keluhan yang disampaikan warga, mulai dari keterbatasan alat dan fasilitas panen, persoalan pemasaran hasil pertanian, hingga kondisi lahan yang sering tergenang air saat musim hujan, Emilianus memastikan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi perhatian serius.
“Apa yang menjadi keluhan dan masukan masyarakat akan kita penuhi dan carikan solusi. Saya bersama tim, baik dari Dinas Pertanian, organisasi yang terlibat, serta Bapak Gubernur Papua, akan terus memantau dan mengawal program ini agar berjalan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya mengajak generasi muda Papua untuk kembali mengelola lahan sebagai pilihan masa depan yang menjanjikan.
“Anak-anak muda Papua jangan tinggalkan tanahnya. Banyak lahan yang bisa dikelola. Bertani bukan kemunduran, tetapi jalan menuju kemandirian dan kesejahteraan,” ungkapnya.
Menutup pernyataannya, Emilianus Tikuk kembali menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama masyarakat Papua dalam membangun ekonomi berbasis pertanian.
“Ketika masyarakat dengan kemauan sendiri ingin meningkatkan kesejahteraan melalui pertanian, maka tugas kita adalah mendukung sepenuhnya. Bersama Pemerintah Papua, masyarakat bangkit dan meningkatkan perekonomian melalui pertanian jagung yang berkelanjutan,” pungkasnya.

