PERNYATAAN TERTULIS DAN HIMBAUAN ULMWP
Terkait Ajakan Aksi pada 10 Desember
Jayapura – Unifed Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menyampaikan imbauan resmi kepada seluruh aktivis, simpatisan, dan masyarakat Papua untuk tidak terlibat dalam ajakan aksi maupun demonstrasi pada peringatan Hari HAM, 10 Desember 2025.
Kami menegaskan bahwa saat ini umat Kristen di Papua dan seluruh dunia sedang memasuki Masa Adven, yaitu masa penantian dan persiapan menyambut kelahiran Yesus Kristus pada Hari Natal. Masa Adven yang berlangsung selama empat minggu ini merupakan periode suci dalam kalender liturgi Kristen yang harus dihormati dan dijaga kekhusyukannya.
Sehubungan dengan itu, ULMWP menyatakan:
1. Menolak segala bentuk aksi demonstrasi selama bulan Desember yang dapat mengganggu jalannya ibadah dan ketenangan umat Kristen.
2. Mengingatkan KNPB yang dipimpin Agus Kossay serta solidaritas mahasiswa Papua agar tidak melakukan kegiatan yang bersifat provokatif maupun mengganggu situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
3. Menegaskan bahwa bulan Desember harus dipenuhi dengan doa, ibadah, dan kedamaian, sesuai arahan Bapak Benny Wenda, agar perjuangan kita tetap berada pada garis bermartabat dan tidak mencederai nilai-nilai keimanan.
4. Mengajak seluruh masyarakat Papua untuk menghormati Masa Adven dan menghindari kegiatan yang tidak berkaitan dengan peribadatan.
ULMWP berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap damai dan kondusif, serta mengutamakan nilai persaudaraan dan penghormatan terhadap umat yang sedang menjalankan ibadah.
Demikian pernyataan ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian bersama.
Jayapura, Desember 2025.
Unifed Liberation Movement for West Papua (ULMWP)

